~ MAMBIT (Menanam Bibit) ~

MAMBIT
Proses Pembuatan Media Pembibitan

Pada hari Sabtu, 19 November 2016 HIMAGRO telah mengadakan pelatihan baru yaitu MAMBIT (menanam bibit) dengan peserta yang hadir 83 mahasiswa campuran dari angkatan 2013 -2016 yang bertempat di Green House FP UMY dengan Bapak Rudi sebagai pemateri. Dimana yang pastinya kita tahu, acara pelatihan ini merupakan salah satu program kerja dari divisi keilmuan. Acara pelatihan ini sistematika acaranya sama seperti acara pelatihan yang telah dilaksanakan, yaitu diadakan 2 sesi pelatihan pagi yang dimulai pukul 7:00 dan siang pukul 13:00 WIB.

Pelatihan ini dimulai dengan pembukaan oleh ketua panitia Muhammad Fadillah dan dilanjutkan sambutan oleh ketua HIMAGRO M. Mauludin Anwar. Setelah acara dibuka, kemudia peserta diberi materi dan arahan oleh Pak Rudi Wiryawan selaku pemateri pelatihan pembibitan ini. Selanjutnya peserta memulai acara pembibitan dengan dibagi kedalam 5 kelompok dan didampingi oleh trainer. Acara pelatihan ini menggunakan bibit selada merah, selada hijau, terong dan pakcoy. Dimana media untuk pertumbuhannya menggunakan tanah dan busa. Pembibitan menggunakan busa ini memang sudah tak asing lagi didunia pertanian namun ini merupakan gagasan baru yang kita lakukan. Untuk media tanah tempatnya menggunakan besek dan busa menggunakan barang bekas yaitu botol pelasik. Mengenai pembibitan itu sendiri merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan bahan tanaman baru (bibit) guna perbanyakan tanaman agar kebutuhan manusia terpenuhi dan tanaman tersebut tidak punah . Tetapi tidak ada kegiatan yang sempurna tanpa adanya kendala. Pembibitan menggunakan media busa ini memang pertama kali dilakukan dan kita masih perlu mempelajarinya lebih lanjut. Bibit yang dimedia busa dibawa oleh para semut dikarenakan bisa saja semut ini terpancing oleh adanya nutrisi abmix yang diberikan. Ini menjadi bahan pembelajaran bagi kami untuk jauh lebih baik kedepannya.

Setelah acara inti selesai dilaksanakan kemudian dilanjutkan dengan acara penutup dengan mengumumkan peserta yang datang pertama dan kelompok tersompok. Pada kloter satu atau kloter pagi untuk peserta yang datang pertama yaitu saudara Rio dan kelompok terkompak yaitu kelompok dengan trainernya Mas Fajar. Pada kloter kedua untuk peserta yang datang pertama yaitu saudara Tumisan dan kelompok terkompak yaitu kelompok dengan trainer Mba Dian.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s